Ina Rachman Mandiri dalam Kacamata Islam, Semua tentang Perempuan

Spread the love

Ina Rachman – Di negara ini, perempuan secara umum di kancah sosial serta intelektual sudah memiliki peran yang cukup krusial. Bahkan, di Indonesia sendiri pernah ada seorang presiden dari kalangan perempuan. Menjadi mandiri pun bisa menjadi pilihan bagi kaum hawa di Nusantara.

ina rachman qnet

Di bergaai bidang seperti parlemen dan instansi pemerintahan, perempuan juga telah proaktif diberikan peluang untuk duduk pada berbagai posisi strategis. Di berbagai sekolah dan perguruan tinggi juga sudah mengkampanyekan pengarusutamaan gender lebih berkesinambungan.

Meski begitu, dalam kacamata Islam masih kerap memperdebatkan tentang tidak mulianya perempuan yang mandiri. Maka dari itu, wacana mengenai gender masih sangat penting untuk dikembangkan. Pro kontra Islam anti gender dan pro gender pun cukup menarik untuk didiskusikan dan ditelaah konsepnya.

Dengan begitu, maka paradigma mengenai gender dalam kacamata Islam dapat lebih komprehensif dan universal.

Dalam Alquran sendiri, tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki di hadapan Allah SWT. Sebab, kedudukannya sama-sama penting. Di dalam Islam, konsep relasi gender lebih dari sekadar mengatur keadilan pada gender pada kehidupan bermasyarakat.

ina rachman qnet

Mengenai peran sosial, tidak terdapat satupun ayat Alquran dan juga hadist yang melarang bagi para perempuan untuk aktif berkecimpung di dalamnya. Melainkan banyak mengisyaratkan perempuan untuk menekuni ragam profesi.

Untuk itu, keadilan gender merupakan kondisi adil untuk perempuan maupun laki-laki supaya bisa mengaktualisasi serta mendedikasikan diri dalam pembangunan. Dalam berbagai ayat Alquran justru menegaskan bahwa kesetaraan dapat diperoleh di bidang spiritual maupun karir profesional.

Ina Rachman Perempuan Mandiri yang Islami

Perempuan yang mandiri masih kerap dianggap sebelah mata terutama bagi kalangan islam tertentu. Namun, Ina Rachman membuktikan bahwa perempuan muslimah pun dapat berkontribusi dalam membangun negaranya. Meski begitu, keadaan dalam rumah pun tetap baik-baik saja.

ina rachman qnet

Kemesraan dengan suami serta kebersamaan dengan anak-anak tetap terjaga. Tidak ada masalah yang berarti pada rumah tangga perempuan yang menjadi lawyer di APLI ini.

Justru, dengan kontribusinya di APLI dan bidang hukum membuatnya mampu memberikan energi positif pada bidang tersebut. Ina sangat rutin dalam mengkampanyekan network marketing yang lurus. Tak hanya itu saja, ia pun aktif mengawasi perusahaan yang terindikasi melakukan penyimpangan. Entah dalam money game atau skema piramida.

Hal ini membuktikan bahwa perempuan pun bisa memiliki kiprah yang nyata untuk kemajuan negaranya.

Tak hanya itu saja, Ina pun melakukan ragam kegiatan yang berhubungan dengan aktivitas sosial. Termasuk memberikan bakti sosial hingga konsultasi hukum gratis pada para perempuan dalam kasus rumah tangga. Semakin banyak perempuan seperti Ina Rachman yang mandiri, maka semakin banyak penderitaan orang lain yang bisa dituntaskannya.

ina rachman qnet

Sejalan dengan Alquran yang bertujuan untuk mewujudkan keadilan untuk masyarakat. Yang mana Alquran dan Islam tidak mentolerir semua bentuk penindasan berdasar pada warna kulit, kelompok etnis, kepercayaan, serta jenis kelamin. Sehingga, menghasilkan pemahaman dari penafsiran yang benar dan tidak menyalahi nilai kemanusiaan.

Perempuan Mandiri Melawan Diskriminasi Gender

Dalam Islam, diskriminasi relasi gender merupakan pelanggaran hak asasi yang mesti dieliminir. Untuk melawan hal ini, perempuan harus mandiri, baik secara sosial maupun finansial. Harus lebih banyak perempuan seperti Ina yang mendobrak stigma tentang perempuan sebagai manusia nomor dua.

ina rachman qnet

Melalui pendidikan, karir, dan perjuangan, perempuan harus membuktikan diri bahwa kaum hawa pun bisa. Hal-hal yang mesti diubah yang bisa memengaruhi kehidupan perempuan dari diskriminasi gender meliputi lingkungan keluarga, pendidikan, pekerjaan, dan juga politik.

Di lingkungan pekerjaan, Ina sudah mampu membuktikan diri bahwa ia bisa berdikari. Bahkan, membawahi laki-laki dimana ia merupakan owner sekaligus managing director dari firma hukum bernama Ina Rachman-Mulyaharja & Associates.

Lebih dari itu, Ina pun merangkap jabatan sebagai managing partner untuk maestro Patent International. Perempuan ini memang memiliki antusias yang tinggi dan semangat untuk mengaktualisasi diri. Ina juga dipercaya untuk berbagai perusahaan sebagai konsultan hukumnya.

Dari Ina, kita bisa belajar tentang sebuah kemandirian yang dapat mendobrak diskriminasi gender oleh dunia. Sehingga, perempuan bisa menjadi mitra yang sejajar dengan para laki-laki di dalam pembangunan sumber daya manusia.